Minuman yang tersaji pada zaman dahulu berupa minuman bravo dan city. Terakhir terdapat pilihan minuman fanta dan sprite. Saat itu, lemari es termasuk barang langka. Sehingga pagi hari, pas hari Ngian Co Jit [ tanggal 1 penanggalan imlek], kita akan membeli es batu. Es batu masih dalam bentuk balokan. Sehingga dipotong lebih kecil menggunakan choi to [pisau ukuran besar], agar masuk dalam gelas. Baru minuman dapat disajikan dalam gelas yang berisi es batu. Sehingga rasa dingin dan segar pun tercipta. Tak lupa es batu yang telah dipotong-potong kecil di simpan di es kan [termos es]. Agar es dapat bertahan lebih lama. Es kan ini dapat berfungsi juga untuk menyimpan nasi putih. Saat jalan-jalan ke pantai saat perayaan Ng Ngiat Ciat. Jika rajin membuat es mambo [ es panjang berisi rasa limus, rasa jeruk asam, rasa manisan nanas, dll] diisi dalam es kan untuk dijajakan di warung.
![]() |
Es Kan - Termos Es [dok. pribadi] |
Rasanya senang dan bahagia, mengingat hari itu Ko Ngian. Bisa datang membeli es batu di warung terdekat. Kadang harus bolak-balik beberapa kali. Karena penjual, perlu waktu pulang dari pasar, membeli es balokan, untuk dijual kembali di warung. Sungguh repot juga penjual pada hari itu. Jasa mereka juga besar, agar acara Ko Ngian bisa berjalan lancar. Pagi-pagi sudah mencari es batu untuk masyarakat yang merayakan Ko Ngian. [Vau-G/www.bapang007.blogspot.com]
No comments:
Post a Comment