Showing posts with label Ilmu Pangan. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Pangan. Show all posts

Saturday, 3 May 2025

Acara Bulan Maret 2025 [2]

 1. Tanggal 12 April 2025: tanggal 15 bulan 3 Imlek

A. Hari kebesaran Dewa Zhao Gong Ming, Taokwan Yu Xiao Gong, Pangkalpinang. 

Sumber : Taokwan Yu Xiao Gong WAG

B. Hari sang ngit Dewa Zhao Gong Ming, Padepokan Puri Tri Agung, Pantai Tikus, Sungai Liat, Kabupaten Bangka.

C. Hari kebesaran Dewa Han Tan Kong, Kelenteng Hang Tan Kong, Jl. Pasar Lama, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

  • Tiongkok

A. Hari kebesaran Dewa Zhao Gongming, Kuil Dewa Kekayaan, Desa Zhaodai, Kota Jixian, Kabupaten Zhouzhi, Kota Xi’an.

B. Hari kebesaran Marsekal Zhao Gongming, Kuil Dewa Kekayaan Shanghai, Jalan Jinxiu Timur, Distrik Baru Pudong, Shanghai.

 

2. Tanggal 20 April 2025: tanggal 23 bulan 3 imlek.

·       Bangka

A. Hari sang ngit [ulang tahun] Dewi Sin Mu, Kelenteng Dewi Sin Mu, Jl R.A Kartini, Tj. Ketapang, Kec.Toboali – Kabupaten Bangka Selatan.

B. Hari sang ngit [ulang tahun] Dewi Thian Shang Sheng Mu, Kelenteng Shen Mu Miao, Air Itam – Pangkalpinang.

·       Jawa

A. Hari kebesaran Dewi Ma Zu Po, Kelenteng Thian Ho Kiong Ma Tjo Po. Jl. Bandengan Selatan, Kec. Tambora, Jakarta Barat.

B. Hari kebesaran Tian Shang Sheng Mu, Old Shanghai, Sedayu City Kelapa Gading. Jakarta Utara.

B. Hari kebesaran Makco, Kelenteng Tjoe Tik Kiong [Cide Gong], Jl. Lombok,  Pasuruan – Jawa Timur.

·       Kalimantan Barat

A. Hari kebesaran Dewi Mazu [Ama Kiung], Kelenteng Tian Hou Gong, Jalan Saman Bujang- Singkawang.

B. Hari kebesaran Macou , Kelenteng Tian Houw Kiong [Vihara Bodhisatva Karaniya Metta], Jl. Kapten Marsan– Pontianak

 

·       Tiongkok

A. Hari kebesaran Dewi Mazu,  Kuil Mazu, Pulau Meizhou, Distrik Xiuyu, Kota Putian, Provinsi Fujian.

B. Hari kebesaran Dewi Mazu, Kuil Tianhou, Jalan Tianhou, Nanmen, Distrik Licheng, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian.

B. Hari kebesaran Dewi Mazu, Kuil Pinghai Tianhou, Desa Pinghai, Kota Pinghai. Distrik Xiuyu, Kota Putian, Provinsi Fujian.

D. Hari kebesaran Dewi Mazu, Kuil Tianhou [Istana Xiaozhigu Tianfei dan Istana Niangniang], Jalan Guwenhua, Distrik Nankai, Tianjin.

 

·       Taiwan

A. Hari kebesaran Dewi Mazu, Kuil Beigang Mazu, Jalan Zhongshan, Kota Beigang Kabupaten Yunlin, Provinsi Taiwan.

B. Hari kebesaran Dewi Mazu, Kuil Luermen Tianhou, Distrik Annan, Kota Tainan, Taiwan.                                                                                                           

 

·       Malaysia

A. Hari kebesaran Dewi Mazu, Kuil Thean Hou, Jalan Syed Putra, Kuala Lumpur.


Tuesday, 25 November 2014

Makan Bersama

Makanan bukan sekadar sarana bertahan hidup. Dengan makanan, kita berteman, menjalin kasih, dan memanjatkan rasa syukur.

 

Makan bersama selalu menjadi bagian dari sejarah manusia. Dari Gua Qesem di dekat Tel Aviv, telah ditemukan bukti perjamuan yang dipersiapkan di perapian berumur 300.000 tahun. Tempat orang-orang berkumpul untuk makan bersama. Selain itu, dari balik timbunan abu Vesuvius ditemukan sebongkah roti berbentuk lingkaran dengan tanda irisan yang telah siap untuk dibagi-bagikan.

Ungkapan “Membelah roti bersama” menggambarkan kekuatan makanan dalam membangun hubungan, menghilangkan amarah, dan menimbulkan gelak tawa. Anak-anak merayakan ulang tahun pertama dengan gula-gula, dan keterkaitan makanan dengan cinta akan berlanjut seumur hidup. Dalam beberapa sistem kepercayaan sampai ke akhirat. Pada beberapa kebudayaan, makanan ditinggalkan di makam sebagai tanda bahwa mereka tidak dilupakan.

Bahkan di masa sulit, dorongan untuk merayakan tetap ada. Pada 1902, dalam ekspedisi Discovery ke Antartika yang dipimpin oleh Robert Falcon Scott, para kru mempersiapkan sajian mewah untuk merayakan Midwinter Day. Hari yang memiliki siang terpendek dan malam terpanjang dalam setahun. Bahan pangan melimpah dibawa ke kapal. Empat puluh lima ekor domba disembelih dan digantung di tali kapal, dibekukan oleh udara luar hingga waktu pesta tiba. Dinginnya udara, kegelapan, dan keterpencilan sejenak terlupakan. 

Sumber:  http://nationalgeographic.co.id

Saturday, 28 June 2014

Hidangan Special Masakan Cina

1. Kepiting
Khusus untuk menyantap kepiting, diperlukan satu alat bantu khusus. Bentuknya mirip tang, lebih kecil dan runcing ujungnya. Gunanya untuk memecahkan kulit/cangkang kepiting. Cara menggunakannya, jepitkan kebagian yang hendak diambil dagingnya, jepit hingga kulit/cangkangnya pecah. Setelah itu, jangan ragu untuk menggunakan kedua tangan Anda untuk membantu mengambil daging kepiting yang tersembunyi di balik kulit. Untuk sajian yang satu ini, disediakan satu wadah khusus untuk mencuci tangan.
 
 
2. Mie
Hidangan mie juga merupakan hidangan yang tak kalah populer dalam dunia kuliner Cina. Seperti hidangan yang lain, mie disantap dengan menggunakan sumpit.
3. Dim Sum
Zaman dulu, dim sum dihidangkan sambil minum teh pada hari libur saat semua keluarga berkumpul. Disajikan dalam berbagai variasi bentuk dan rasa di dalam keranjang bambu. Cara memakannya  dengan bantuan sumpit.

4. Steak
Jangan kaget jika di meja Anda tiba-tiba disediakan garpu dan pisau. Seperti telah dijelaskan, pengaruh internasional mulai masuk ke dalam tradisi Cina, termasuk dalam hidangan yang disajikan. Untuk hidangan steak tidak perlu ragu untuk menggunakan pisau dan garpu sebagai alat bantu.

Sumber:http://echysharing.blogspot.com                                                                                                                                                                                                                                        

Friday, 27 June 2014

Peralatan Makan Orang Cina (Bag.2)

2. SENDOK BEBEK
Untuk menyantap sup atau hidangan berkuah, menggunakan sendok bebek yang terbuat dari porselen. Sendok bebek diletakkan diatas piring alas mangkuk sup. Selain itu, ada sebuah sendok bebek yang diletakkan di atas meja. Sendok ini digunakan untuk meletakkan sisa-sisa duri dan tulang pada saat menyantap hidangan ikan. Sendok ini bisa langsung didekatkan ke mulut saat Anda akan membuang duri ikan.
 
 
3. MANGKUK SUP
Sup disajikan secara individual dalam mangkuk sup kecil. Mangkuk diletakkan di atas sebuah piring bundar. Untuk menyantapnya, gunakan sendok bebek.
 
 
4. MANGKUK NASI
Dalam jamuan makan Cina yang semua hidangannya disajikan di tengah meja, setiap tamu akan disajikan semangkuk nasi putih yang diletakkan di sebelah kiri atas piring makan. Mangkuk nasi bentuknya mirip mangkuk sup, tapi ukurannya lebih kecil.
Bagi bangsa Cina, nasi merupakan simbol kehidupan dan kesuburan. Saat menyantap nasi, tangan kanan memegang sumpit dan tangan kiri memegang mangkuk nasi yang dibawa mendekati mulut. 
 
5. CAWAN TEH
Teh tak kalah penting dalam jamuan makan Cina. Fungsinya sama dengan segelas air putih yang disajikan pada jamuan makan Barat. Sambil menyantap hidangan, masing-masing tamu disajikan secawan teh hangat yang diletakkan di sebelah kanan atas dari piring makan.
Umumnya teh disajikan tawar tanpa penambahan pemanis. Teh disajikan untuk melunturkan cita rasa yang tertinggal di mulut, sehingga Anda siap menyantap dan menikmati hidangan selanjutnya. Saat hendak menyeruput secangkir teh, pegang piring alas cangkir dengan tangan kiri sementara tangan kanan memegang cangkir. Bawa keduanya beriringan mendekati mulut.
 
6. TEMPAT SAUS
Tempat saus berisi kecap asin selalu tersedia di atas meja. Fungsinya sebagai pelengkap. Tak perlu ragu untuk langsung mencelupkan potongan makanan Anda, karena saus tersebut disajikan untuk masing-masing tamu.
 
7. SERBET DAN LAP BASAH
Pada jamuan makan Cina yang diadakan di resto Cina,  disediakan serbet dan lap basah yang digunakan untuk membersihkan tangan dari kotoran yang melekat sebelum Anda bersantap.
 
                                                                                                                                                          Sumber:  http://echysharing.blogspot.com

Etiket Penggunaan Sumpit


Etiket penggunaan sumpit yang berlaku di berbagai negara:
  1. Sumpit tidak diayun-ayunkan bersama gerakan tangan ketika sedang berbicara, dipukul-pukul ke meja atau untuk mendorong piring dan mangkok.
  2. Sumpit tidak dipakai untuk memilih-milih apalagi mengacak-acak makanan di piring lauk, dan makanan tidak boleh dikembalikan lagi kalau sudah diambil.
  3. Sumpit tidak digunakan untuk menusuk makanan seperti ketika menggunakan garpu.
  4. Sumpit tidak diletakkan di atas meja  melainkan di atas serbet, di atas sandaran sumpit atau di atas mangkok.
  5. Di Cina dan Jepang, sumpit dipegang di bagian tengah dan digunakan secara terbalik sewaktu memindahkan makanan dari piring makanan ke mangkuk nasi. Di Korea cara memindahkan makanan dengan bagian pangkal sumpit justru dianggap tidak higienis.
  6. Di Korea mangkok nasi harus tetap berada di atas meja sementara di tempat lain masih diperbolehkan untuk diangkat.
  7. Sumpit dianggap tabu untuk ditusukkan berdiri di dalam mangkok berisi nasi karena menyerupai hio yang dinyalakan untuk mendoakan arwah yang telah meninggal.




Sumber: http://echysharing.blogspot.com

Tata Cara Memegang Sumpit


 


 Berikut ini tata cara memegang sumpit yang benar:

  • Batang sumpit pertama dipegang seperti memegang pensil yang dijepit di antara ibu jari, telunjuk, dan jari tengah.
  • Batang sumpit kedua diletakkan di antara jari tengah dan jari manis.
  • Pastikan kedua batang sumpit dalam keadaan sejajar.
  • Posisi kedua batang sumpit bisa dianggap benar jika bisa batang sumpit pertama bisa melakukan gerakan ke atas dan ke bawah secara berulang-ulang, sementara batang sumpit kedua dalam keadaan diam.
Sumber:  http://echysharing.blogspot.com
 

Peralatan Makan Orang Cina ( Bag. 1)

1. Sumpit

          Sumpit diciptakan oleh  bangsa Cina sejak 5.000 tahun yang lalu. Dalam masyarakat Cina, makan bersama dianggap sebagai sarana mempererat tali persaudaraan dan kesempatan berkumpul. Sehingga penggunaan alat makan yang tajam harus dihindari.
  Bentuk sumpit Cina sedikit berbeda dengan sumpit yang digunakan di Jepang. Sumpit Cina ujungnya agak tebal dan persegi, tidak seruncing sumpit Jepang. Sumpit harus ditaruh di atas sandaran sumpit yang diletakkan di samping piring makan, dengan posisi ujung yang lebih runcing di atas. Setelah digunakan untuk menyantap satu hidangan, sumpit yang sama dapat digunakan untuk menyantap hidangan yang lain.

  Di Cina, semua kegiatan saat makan, termasuk menyantap nasi, menggunakan sumpit sebagai alat bantu. Hal yang perlu diketahui, pada saat menyantap hidangan dari ikan. Jika ikan sudah selesai disantap pada salah satu bagian sisinya, jangan pernah membalikkan ikan dengan sumpit. Menurut kepercayaan, jika ikan tersebut patah, maka hidup Anda akan mengalami banyak masalah.

 Pada saat makan, jangan sampai terdengar suara berisik dari sumpit yang beradu dengan mangkuk atau piring.
  
                                                                                                                                                               Sumber: http://echysharing.blogspot.com  

Thursday, 26 June 2014

Jamuan Modern Cina

Seiring dengan perkembangan zaman, tradisi Cina sedikit demi sedikit mulai beradaptasi dengan aturan internasional, terutama untuk acara makan yang sifatnya lebih formal, misalnya untuk jamuan makan bisnis.
 
 
Hal ini akan dijumpai di resto-resto Cina masa kini. Makanan disajikan secara berurutan, satu demi satu, dimulai dari hidangan pembuka dingin, sup, kemudian hidangan utama. Selanjutnya jamuan diakhiri dengan menyantap mie atau nasi goreng sebelum hidangan penutup. Nasi atau mie merupakan hidangan ‘berat’ yang mengenyangkan. Jika disajikan di awal, para tamu tidak lagi bisa menikmati hidangan selanjutnya karena sudah terlalu kenyang.
 
Dalam jamuan cina seperti ini, sebelum mulai makan, biasanya disiapkan satu camilan ringan seperti kacang-kacangan atau buah-buahan kecil yang telah dikeringkan, sebagai hidangan pembuka. Setelah selesai dengan satu hidangan, Anda tetap duduk, menunggu hidangan selanjutnya yang akan disajikan oleh para pelayan.Agar tidak meninggalkan sisa sebaiknya Anda mengambil sedikit dulu untuk setiap hidangan yang disajikan.
 
Sumber: http://echysharing.blogspot.com

Jamuan Tradisional Cina

Jamuan tradisional Cina memiliki ciri khas yang berbeda dengan jamuan makan ala Barat. Dimana hidangan disajikan satu per satu sesuai urutannya. Secara tradisional, tata cara makan Cina justru menghidangkan makanan sekaligus.
Semua hidangan disajikan di atas meja dan disantap bersama-sama. Itu sebabnya, jika Anda diundang menghadiri jamuan makan Cina di resto Cina, meja makannya pasti berbentuk bundar dengan alas meja kecil yang bisa diputar pada bagian tengahnya. Dengan begitu, para tamu tinggal memutar meja untuk mengambil semua hidangan yang disajikan di tengah meja.
Jamuan seperti ini biasanya berlaku khusus untuk keluarga atau kerabat dekat. Semua tamu bebas menikmati semua hidangan sambil bercengkerama. Tidak banyak aturan makan yang mengikat karena hal yang paling penting adalah kebersamaan.Para tamu boleh mengambil hidangan yang disajikan dengan menggunakan sumpit yang telah dipakainya untuk menyantap hidangan sebelumnya.
 

 

Sumber: http://echysharing.blogspot.com

Etiket Makan Orang Cina



          Tata cara makan orang Cina seiring dengan sejarah panjang kuliner Cina. Dimulai pada dinasti Zhou pada abad ke-11. Tata cara ala kerajaan mulai berkembang ke berbagai wilayah yang disesuaikan dengan wilayah setempat. Pada awalnya tata cara makan dibagi menjadi beberapa strata sosial meliputi kelompok ningrat, pejabat, pedagang dan rakyat biasa. Namun sekarang hanya dibagi menjadi 2 yaitu tuan rumah dan tamu.

          Tata cara makan orang Cina memiliki kesamaan dengan orang Jepang.Salah satu perbedaan pada arah hadap tempat duduk utama ditempatkan ke arah timur atau arah pintu masuk.



           Memiliki budaya bersulang yang dimulai dari tamu terhormat, diikuti yang disebelahnya sampai pada tempat duduk terakhir.

           Pada saat bersantap makanan, tetap menjaga kesopanan, dengan menunggu orang tua mempersilahkan untuk menyantap hidangan makanan.Memegang mangkuk dilakukan dengan jempol yang berada di tepi mangkuk yang dekat dengan mulut


Sumber: http://echysharing.blogspot.com

Thursday, 29 May 2014

Etiket Jamuan Makan Orang Jepang


Dalam budaya Jepang, jamuan makan selalu diikuti dengan tata cara yang lebih formal dan sopan meliputi cara makan dengan sumpit, sikap tubuh dan cara duduk. Datanglah tepat waktu juga menjadi bagian dari budaya Jepang.

A. Sebelum makan, orang Jepang akan mengucapkan "Itadakimasu" dan "Gochisosama Deshita" setelah makan.Dengan atau tanpa mencakupkan kedua tangan di dada.Salam ini sebagai ungkapan terimakasih kepada makanan.

B. Jamuan makan Jepang diselenggarakan dalam ruangan bernama Tatami yaitu ruangan gaya tradisional Jepang yang beralaskan tikar bambu tanpa kursi. Para tamu diharuskan melepas alas kaki, tapi masih boleh menggunakan kaos kaki. Sikap tubuh saat duduk adalah dengan duduk diatas dua telapak kaki yang ditekuk.

C. Sumpit dipegang dengan bagian runcing di bawah dan bagian lebar di atas.Ada kalanya menggunakan bagian lebar yang diatas untuk mengambil hidangan makanan bersama ( jika tidak tersedia sumpit untuk hidangan makanan bersama ).Makanan diambil menggunakan sumpit dengan cara dijepit, tidak dengan menusuk makanan tersebut. Letakkan sumpit di samping kanan mangkok.

D. Jangan menancapkan sumpit secara vertikal di atas nasi. Hal ini tabu, karena mirip dupa yang ditancapkan pada kendi dalam upacara pemakaman Jepang.

Sumber: www.slideshare.net

Wine dan Kesehatan


Pakar kuliner William W. Wongso pernah berucap, “Menikmati wine bagaikan menikmati lukisan dengan berbagai aliran” . Perpaduan warna, rasa, aroma yang berbeda dari masing-masing jenis akan memberikan “sensasi” yang berbeda bagi para peminumnya. 



Bagi sebagian orang, budaya minum wine sudah menjadi kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan. Beberapa penelitian ilmiah menemukan fakta, mengkonsumsi wine bermanfaat bagi kesehatan.
Jenis WineDi pasaran banyak dijual aneka wine, mulai dari golongan white wine, red wine, champagne atau sparkling wine. Secara umum wine dibuat dalam proses yang sama: buah anggur yang diambil sarinya, ditambah gula, air dan ragi jenis tertentu. Proses berikutnya menfermentasikan larutan ini hingga terbentuk senyawa alcohol.

White wine biasanya memiliki rasa dan aroma lebih ringan, manis dengan aroma buah. White wine cocok diminum dengan hidangan daging putih seperti unggas, ikan dan olahan makanan laut. Sedangkan red wine yang kaya aroma dan lebih sepat cocok untuk hidangan dari daging merah seperti kambing, sapi atau domba.
Champagne atau sparkling wine, termasuk jenis wine hanya saja dibuat dengan teknik tertentu sehingga terbentuk gelembung (bubble) di dalamnya. Champagne sering disajikan sebagai minuman aperitif atau pengiring dessert.

Manfaat Bagi Kesehatan
Beberapa waktu lalu Institut Karolinska di Swedia melakukan penelitian tentang kebiasaan minum wine.Mereka yang sesekali mengkonsumsi wine, memiliki risiko mati muda kurang dari 33% dibanding yang tak pernah mengkonsumsi wine. Sedangkan mereka yang rutin meminum wine memiliki risiko kematian akibat kanker dan penyakit jantung lebih rendah secara signifikan.

Mengkonsumsi wine secara teratur juga mampu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang merugikan tubuh dan menjaga kadar Kolesterol HDL (Kolesterol baik).
Sementara penelitian yang dilakukan University of Crete, Yunani menyimpulkan, kandungan fenol pada wine dapat mengurangi risiko penyakit jantung, menghambat pertumbuhan kanker payudara dan mengurangi pertumbuhan kanker prostat. Penelitian lain yang dilakukan di Perancis menemukan, antoksidan reseveratrol dalam wine mampu menghambat pertumbuhan sel kanker hati.


Wine & Penyajiannya
Apperitif/Sebelum Jamuan MakanPort wine, Sherry, Vermouth, Sekt, Port Wine, Sherry
Pengiring Main Course/Hidangan Utama(White Wine) - Sparkling Wine, Champagne Brut, Chardonnay, Sauvignon Blanc, Champagne Brut,dan  Chablis.(Red Wine) - Pinot Noir, Cabernet Sauvignon-Merlot, Bardeoux, Rhone dan Burgundy
Digestif Drink/Setelah Jamuan MakanCalvados, Coqnac, Brandy, Aquive, Vodka, Scotch, Whiskey. Wanita umumnya menyukai Orange Liqueur, Cointreau, Benedictine, Apricot Brandy.
 
 
Sumber:  http://budiboga.blogspot.com

Etiket Penggunaan Serbet makan




Dalam jamuan makan, serbet makan memiliki fungsi dan kegunaan sebagai berikut:

  1. Menghias dan memperindah dekorasi meja makan.
  2. Untuk menutupi pangkuan pada waktu makan. Agar makanan dan minuman yang terjatuh, tidak mengotori pakaian.
  3. Untuk membersihkan atau menyeka mulut. Ketika ada makanan atau noda yang menempel di bibir. Tarik serbet dari pangkuan, kemudian lipat segi empat atau segi tiga. Tekan ke bibir yang terkena noda makanan ( cukup di tekan-tekan saja). Kemudian kembalikan  serbet makan di pangkuan.
  4. Memberikan kode kepada pelayan, jika anda akan meninggalkan meja makan dan akan kembali lagi. Lipat serbet makan berbentuk segi empat. Letakkan di atas sandaran atau pegangan kursi. Jika kursi tidak memiliki sandaran atau pegangan, letakkan serbet di atas tempat duduk.Ini sebagai tanda kepada pelayan agar alat makan dan hidangan di atas meja makan tidak dibersihkan.
  5. Ketika selesai makan, lipat serbet segi empat dan letakkan di sebelah kanan atau kiri piring makan anda. Jangan membiarkan serbet ditinggalkan begitu saja tanpa dilipat.
  6. Serbet makan juga berfungsi untuk menutupi mulut saat anda mengeluarkan tulang, biji atau menggunakan tusuk gigi untuk mengeluarkan kotoran yang terselip.

Sumber:  http://budiboga.blogspot.com


Wednesday, 28 May 2014

Etika Makan Orang Korea


Setiap negara mempunyai kebudayaan dan adat istiadat masing-masing. Aturan-aturan tersebut berdasarkan kebiasaan masyarakat  dan ajaran dari para leluhur.Di negara Korea, orang tua adalah orang yang paling dihormati dan ini berlaku juga untuk para tamu. Mereka adalah orang yang diperlakukan dengan hormat dan mempunyai hak untuk memakan hidangan terlebih dahulu.

Di Korea, peralatan makan yang sering digunakan adalah mangkuk dan sumpit. Ketika makan, mangkuk tetap di meja, sedangkan sumpit digunakan untuk menyuapkan makanan ke mulut. Mengangkat mangkuk ketika sedang makan merupakan tindakan yang dianggap tidak sopan.


Letak Posisi Meja Makan

Orang Korea biasanya makan dengan duduk di bantal ( tanpa kursi ) pada meja yang rendah dengan posisi kaki menyilang (menyila). Makanan disantap dengan sumpit dari stainless steel (jeotgarak) dan sendok panjang (autgarak), Set sumpit dan sendok ini dinamakan sujeo.Mangkuk nasi dan sup tidak boleh berpindah dari meja, dan dimakan dengan sendok. Lauk-pauk (banchan) dimakan dengan sumpit.

Pengaturan yang umum dilakukan sebagai berikut:

Nasi untuk perorangan disediakan dalam mangkuk kecil yang lebih tinggi dari diameternya. Sup hangat disediakan dalam mangkuk yang lebih besar dan lebar (berada di sebelah kanan nasi ). Seringkali untuk jjigae  ( sup berkuah yang ringan) dimakan bersama dari panci besar di tengah-tengah meja.

Set sendok panjang stainless steel untuk nasi dan sup. Sumpit untuk banchan - lauk pauk ( di sebelah kanan sup). Hidangan lauk (banchan) yang bervariasi dihidangkan dalam mangkuk-mangkuk kecil.Untuk minuman bisa disediakan ataupun tidak.

Di restoran, biasanya disediakan air atau minuman tradisional.Minuman lainnya seperti soju. Untuk minuman penyegar setelah makan disediakan soojunggwa atau shikhye.Minuman disajikan secara berbeda-beda tergantung musim dalam setahun.


Sumber: https://koreanchingu.wordpress.com

Penataan Meja Makan orang Korea

Sudah pernah mengunjungi restoran Korea? atau sedang ingin menjamu tamu Korea? Anda dapat belajar bagaimana cara orang Korea menata meja makan mereka.

Sebagian besar makanan Korea terdiri dari sayur-sayuran dan makanan laut.Walaupun ada juga yang menggunakan daging babi. Kimchi sebagai salah satu makanan korea yang terbuat dari sayur-sayuran mendapat predikat ," World's Healthiest Food."

Untuk menata makanan, orang Korea memiliki aturan. Di Korea dikenal 3 jenis sup yaitu sup kuah yang lebih kental (국 - Guk) disajikan dengan kuah yang tidak terlalu banyak. 찌개 - Jjigae adalah sup yang kuahnya lebih cair dan ringan saat dimakan. Sup yang hampir sama dengan Guk disebut 탕 - t(h)ang. Ketiga sup ini menjadi sajian wajib selain nasi dan kimchi.

Semua makanan yang disajikan selain nasi dan sup adalah makanan yang di makan secara bersama-sama. Beragam lauk diletakkan di tengah - tengah meja, dengan saus terletak di antara lauk dan nasi.Peletakkan lauk dan sayur memiliki aturan. Makanan yang berkuah dan bersifat panas terletak di kanan. Sedangkan makanan tanpa kuah dan tidak terlalu panas diletakkan di sebelah kiri. Untuk Kimchi dan asinan terletak di tengah-tengah meja.


.
Sumber: http://mykoreanstudies.wordpress.com

Penataan Meja Makan

Penataan meja makan di hotel dan restoran memiliki standar internasional. Baik jenis alat makan maupun serbet makan. Ukuran serbet makan standard internasional untk hotel dan restoran adalah 45 x 45 cm sampai 50 x 50 cm. Adapun peletakan serbet biasanya di atas piring makan. Ada juga di sebelah kiri piring makan.Berikut adalah penataan meja makan dengan standar internasional.

Keterangan Gambar:
  1. Place mate
  2. Garpu salad
  3. Dinner fork
  4. Show plate
  5. Dinner plate
  6. Napkin
  7. Cup soup
  8. Dinner spoon
  9. Pisau salad
  10. Soup spoon
  11. Dessert spoon
  12. Tea spoon
  13. Water goblet
  14. wine glass
  15.  Sugar and tea bowl
  16.  Sallt & pepper shaker
  17.  Jam & Marmalade bowl
  18.  Butter spreader
  19. B&B plate (bread & butter plate)
  20.  Tea & coffee cup 
Sumber:  http://budiboga.blogspot.com

Tabu selama Jamuan Makan ( Bagian 2 )

Lanjutan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu:

6. Jika anda melakukan kesalahan, seperti menumpahkan air minum atau menjatuhkan alat makan.Janganlah panik, segera meminta maaf dengan tamu yang duduk disekeliling dan panggil waiter untuk membersihkannya.

7. Apabila ada hidangan yang disajikan dengan sumpit, makanlah dengan posisi kepala agak menunduk agar tidak berjatuhan.Jangan menusuk dengan sumpit, atau mengembalikan makanan yang telah diambil.

8. Jangan mengambil makanan yang berlebihan.Ambil secukupnya.Silahkan tambah lagi, jika anda menginginkannya.

9. Usahakan tidak meninggalkan meja selama jamuan berlangsung.Jika terpaksa dan akan kembali lagi, mintalah izin dan letakkan serbet makan  di dudukan kursi.Sebagai tanda akan kembali lagi.

10. Merokok sebaiknya dilakukan jika semua tamu telah selesai menyantap hidangan penutup. Biasa dilakukan pada saat digestif drink.

11.Usahakan  tidak menggunakan tusuk gigi di meja makan. Dapat melakukannya di toilet. Jika terpaksa, tutup mulut dengan serbet makan atau telapak tangan sebelah kiri.

12. Di akhir jamuan, sampaikan pujian kepada tuan rumah atau pihak penyelenggara, seperti makanannya lezat atau suasan pestanya meriah. Ucapkan terima kasih dengan senyuman dan berpamitlah.



Sumber: http://budiboga.blogspot.com

Tuesday, 27 May 2014

Tabu selama Jamuan Makan ( Bagian 1)

Hal-hal yang perlu diperhatikan selama jamuan makan yaitu:
  1. Selama jamuan makan berlangsung, jangan duduk membungkuk atau bersandar malas. Duduklah dengan tegak, jarak badan dengan tepi meja selebar lima jari tangan.Hindarkan mengembangkan kedua belah siku dan meletakkannya di atas meja makan.
  2. Jika jamuan dilakukan di rumah, dan anda satu meja dengan tuan rumah, jangan membuka serbet makan sebelum tuan rumah melakukannya.Serbet makan hanya digunakan untuk menyeka jari tangan dan bibir. Jangan sekali-kali menyeka keringat, hidung, atau membersihkan peralatan makan dengan serbet makan.
  3. Menyuap makanan dengan porsi yang sesuai, tidak mengunyah sambil mengeluarkan suara, dan mengunyahlah dengan posisi mulut tertutup.
  4. Jangan berbicara ketika mulut masih terisi dengan makanan.
  5. Jangan berbicara atau mengambil hidangan tanpa meletakkan peralatan makanan terlebih dahulu.




Sumber:  http://budiboga.blogspot.com

Monday, 26 May 2014

Kiat-kiat dalam Jamuan Makan Internasional - Digestif Drink




Sering disebut After Dinner Drink, minuman ini dinikmati setelah acara jamuan makan selesai. Fungsi dari sajian digestif drink adalah untuk membantu mencerna makanan Sering disajikan aneka minuman yang mengandung alkohol seperti Cohnac, Brandy, Calvados atau Whiskey. Untuk para wanita umumnya lebih menyukai Apricot Brandy, Orange Liqueur atau Benedictine.

Jika kita bukan penikmat wine, mintalah dengan sopan kepada pelayan untuk diganti dengan jus, soft drink, kopi maupun teh. Untuk minuman yang disajikan dengan sendok pengaduk, jangan sampai waktu mengaduk menimbulkan bunyi.

Untuk minuman yang disajikan dengan gelas berkaki, pegang dengan posisi jari kelingking, jari manis dan jari tengah berada di kaki gelas.sedangkan ibu jari dan jari telunjuk menahan keseimbangan pada badan gelas. Adakalanya pelayan menawarkan tambahan minuman. Untuk menolaknya cukup dengan menyentuh bibir gelas dengan jari telunjuk dan katakan terima kasih.

Jaga jangan sampai ada noda lipstik di bibir gelas atau ujung sedotan.

Sumber: http://budiboga.blogspot.com
 



Kiat-kiat dalam Jamuan Makan Internasional - Hidangan Penutup (Dessert)



 
Hidangan penutup memiliki banyak sekali ragam. Ada kalanya disajikan aneka kue, pudding, dan  potongan buah-buahan. Alat hidang yang digunakan berupa sendok, garpu dan pisau kecil yang diletakkan dibagian atas piring hidangan utama.


Jika hidangan penutup berupa minuman disajikan dengan gelas disertai hiasan di atasnya.Santap hiasan terlebih dahulu, atau sisihkan sehingga mempermudah saat anda menikmatinya.


Sumber: http://budiboga.blogspot.com