Mengenal Ngiat Kong Pan
Setiap tanggal 15 bulan 8 imlek, masyarakat Tionghoa Bangka merayakan Pat Ngiat Pan – perayaan pertengahan bulan 8 [ 八月半 ]. Di Tiongkok daratan, festival ini dinamakan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur [中秋节 – zhōng qiū jié {M}].
Bagi masyarakat Tionghoa Bangka, momen ini erat kaitannya dengan tradisi Pai Ngiat Kong [bahasa hakka Bangka]; 拜月光- bài yuè guāng {M} . Secara harafiah berarti “Sembahyang Bulan Terang [ Bulan Purnama]”. Makna keseluruhan, “ Sembahyang Bulan”.
Dalam perayaan ini, kehadiran hidangan khas berupa Ngiat Kong Pan - 月光粄 [yuè guāng gāo]; Kue terang bulan atau kue bulan. Di Tiongkok daratan mengenal kue ini dengan 月餅 – yuè bǐng [kue bulan]. Sedangkan orang hakka Singkawang mengenal dengan Nyiat Ko.
Jenis Ngiat Pan Tradisional Bangka
1. Ngiat kong pan [ kue terang bulan]
Secara tradisi, penyebutan kue bulan Bangka akan mengacu pada salah satu varian yaitu ngiat kong pan. Kue berwarna putih terbuat dari tepung ketan dan gula. Selain polos dan ada pula yang menambahkan biji-bijian, kacang, tung kua thong [tangkwe], dan lain-lain. Adonan dimasukkan ke cetakan dengan beragam desain. Seperti gambar Kwan Jim Nyong-Nyong [ Dewi Kwan Im] dan bunga. Untuk di Pangkalpinang, ngiat kong pan diisi kacang tanah dengan tekstur kue agak padat dan difungsikan sebagai saraa persembahan di altar sembahyang. Kue bulan khas hakka mirip ngiat kong pan Bangka yaitu kue kose atau kue koa.
Untuk ngiat kong pan yang polos, sering juga dipanggil dengan kose.
2. Cu Chong Kaw [ kue usus babi; 猪肠糕 - zhū cháng gāo]
Terbuat dari adonan tepung ketan dan gula dibentuk model gulungan memanjang seperti usus babi, polos tanpa isian. Aroma khas yaitu pisang. Bagian luarnya ada yang polos dan ada yang dilumuri dengan jiu ma [wijen].
Nama lainnya kue kiw chong kaw [ kiw – lama, chong – panjang ; kue panjang umur].
Cu chong kaw merupakan variasi produk khas orang hakka yang tidak banyak lagi dibuat selain di Moiyan [ Meizhou]. Moiyan sebagai kampung halaman utama orang hakka di dunia atau ibu kota hakka dunia.
Selain itu keluarga dekat cu chong kaw yaitu kue chi pa. Kue mochi khas Bangka. Isian kacang tanah yang dihaluskan. Chi pa biasanya disajikan pada pesta ulang tahun. Bentuk chi pa bulat kecil mirip mochi Jepang dan Sukabumi.
Di Singkawang dikenal dengan Nyion Ko [ kue lembut/lunak] atau Neng Ko [ Tio Ciu Kal-Bar]. Di Kalimantan varian isi nyion ko seperti rasa mangga, teh hijau, talas, anggur, pisang, red velvet, strawberry, bubble gum, dan kue lapis.
Kue bulan cu chong kaw memiliki saudara lainnya yaitu kue yangko dari Yogyakarta. Yangko berbentuk kotak kecil dengan isian kacang tanah. Terdapat juga aneka rasa buah-buahan seperti rasa durian, coklat, strawberry dan lain-lain. Yangko menjadi oleh-oleh khas Yogyakarta.
Di Indonesia, cu chong kaw terlihat masih terpelihara dengan baik di Bangka dan Belitung.
3. Thew sa piang [ Kue bulan khas Kanton ]
Kulit berwarna coklat dengan ragam varian isi. Di Pangkalpinang, dengan isi kacang hijau tanpa kupas kulit [ pasta berwarna hitam], kacang hijau kupas kulit [ pasta berwarna kuning] dan ng jin piang [ kue lima isian ]
4. Kue thot phi piang atau kue pia [ kue bulan khas Suzhou ]
Terbuat dari tepung terigu, kulit tipis berlapis-lapis garing, dengan isi kacang hijau tanpa kupas kulit dan kacang hijau kupas kulit. Di Bangka dikenal pula dengan Chian Chung Pan [kue seribu lapisan]. Di Singkawang dikenal pula dengan:
- Jiu Tui dengan variasi sung liau/sung cin.
- Thot Khok Piang / Pok Khok Piang [ kue kulit [luar/tempurung] lepas]
- Lut Khok Piang [ kue kulit [luar/tempurung] terkelupas]
- Lut Phi Piang [ kue kulit terkelupas]
Saran penyajian: menikmati potongan ngiat kong pan cocok jika disandingkan dengan secangkir Nam Pong Cha atau Teh Tayu yaitu teh hijau [ chiang cha] khas dari Dusun Tayu [ Thai Jiu], Kecamatan Jebus, Bangka Barat. Nam pong merupakan nama dalam bahasa hakka untuk Jebus. Nam – Selatan; pong – papan pengumuman. Makna keseluruhan berarti “ Papan Pengumuman Selatan”.
Dusun Tayu sebagai tempat penanaman nampong cha. Dalam bahasa hakka, Tayu dikenal dengan Thai Jiu yang berarti “ ada dalam jumlah yang besar atau kelimpahan besar “. Dusun yang memiliki kelimpahan besar yang lahir dari kejayaan kongsi tambang yang berganti menjadi berkah warisan teh.
Di Thai Jiu, ditemukan perkebunan nam pong cha yang telah berusia 150 tahun. Merupakan teh jenis dataran rendah dengan bibit teh dibawa oleh leluhur untuk kebutuhan sehari-hari dan persembahyangan.
Produsen Ngiat Pan Khas Bangka
A. Lim Jun Fo
Kue bulan produksi Lim Jun Fo [林永和月饼 - Kue Bulan Lim Jun Fo] berupa kue ngiat kong pan [ motif burung merak, teratai, , cu chong kaw, dan thew sa piang. Lim Jun Fo juga memproduksi roti legendaris yaitu Cendrawasih.
B. Sampoerna
Sampoerna memproduksi kue bulan festival pertengahan musim gugur 中秋月饼 ( zhōngqiū yuèbǐng). Berdiri sejak tahun 1971 dengan variasi produk:
1. Ngiat kong pan dengan gambar bunga teratai, buah persik dan Sam Bu Khung [ Dewa Sun Go Kong]. Berbentuk bulat dengan ukuran 10 cm, 14 cm dan 17 cm. Variasi bentuk lain yaitu bintang kecil.
2. Cu chong kaw
3. Kue pia rontok – Dalam produksi Sampoerna kue ini disebut tausapia atau tewsapia. Kue pia rontok ini mirip dengan jiu tui atau phok khok piang Singkawang.
4. Khoi fa piang [ kue bunga mekar]. Isian aneka kacang, tungkua /tangkwe [manisan buah kundur] dan minyak bawang. Ini menjadi produk unik dari Sampoerna.
5. Kue bulan pia dengan isi kacang merah, gojin, kacang hijau – polos & isi telor, serta keju.
6. Ma piang [ kue wijen] ukuran kecil dan besar.
C. Citra Sari Wangi
Beroperasi sejak tahun 1995 di Pangkalpinang. Menghadirkan inovasi rasa modern dan varian produk sebagai berikut:
- Cu chong kaw – kue tradisional lembut dan kenyal dengan taburan wijen sangrai yang wangi dan menggugah selera.
- Tausa Hitam [kacang merah : polos, isi telur 1, telor 2. Ada juga variasi choco ferrero.
- Tauyung [ kacang hijau lepas kulit] : polos, isi telur 1, telur 2, durian, cempedak, pandan, milo, talas, kenari, dan greentea.
- Lotus [ teratai ]: polos, isi telur 1 dan telur 2.
- Gojin vegetarian
- Variasi kombinasi regular [ tau yung, tausa hitam, durian dan telur 1]
- Variasi kombinasi vegan [ tau yung, tausa hitam, pandan dan talas ]
- Tausa pia: polos, pandan telur dan durian.
- Ma piang [ kue wijen ]
- Tau yung mini 9 rasa
- Mooncake premium – milo choco Ferrero, taro oreo, tausa hitam cadburry, tausa hitam choco ferrero.
Produk Citra Sari Wangi dijamin 100% halal dari MUI, vegetarian dan vegan.
Ketahanan produk di suhu ruangan 6-8 hari sedangkan di chiller lemari es dapat bertahan hingga 10 hari.
D. Naga
Memiliki varian produk berupa cu chong kaw dan kue chian chung pan [ pia].
E. Naga dan Phoenix
Varian produk kue bulan thew sa piang dan chian chung pan.
E. Sian Ho
Membuat kue bulan dengan model cu chong kaw, chian chung pan, dan thew sa piang.
F. Bunga Rose
Diproduksi oleh IKM Bunga Rose. Jl. Batu Nirwana II Rt.06/Rw.01 Kel. Semabung lama, Kec.Bukit Intan, Pangkalpinang. Kue bulan thew sa piang dengan isian kacang putih [ original dan telur] dan kacang hitam.
G. Queen Mooncake
Varian produk thew sa piang isi tausa putih, tausa merah. Terdapat juga isian telur.
H. Jill Cake
Thew sa piang dan ma piang.
Pusat penjualan kue bulan di Pangkalpinang ada di Jalan Jendral Sudirman, berdekatan dengan Kelenteng Kwan Ti Miaw. Dari arah Jalan Jendral Sudirman [ Bank Mandiri kota Pangkalpinang], melewati Jalan Toni Wen, sebelum tikungan ke kiri arah Jalan M.H Muhidin [ d/h dikenal dengan jalan Garuda]. Namun penjualan kue bulan di sini hanya pada waktu perayaan saja.
Dapat pula membeli aneka kue bulan di toko garu Star Lotus [Loi Moi] – Kampung Bintang, Toko kue Lie-lie dan bakpao Ahon Bangka – Kampung Bintang, Toko Agung Pangkalpinang, dan toko Gampang Ingat [ Jl. Soekarno Hatta].
Produsen Kue Bulan di Pulau Belitung
Kue bulan Nam Hoi
Berlokasi di Tanjung Pandan dan telah berproduksi sejak 1985. Menggunakan tepung ketan yang digiling sendiri.
- Kue bulan khas Belitung ukuran kecil dan besar [ kue bulan kou]. Terdapat tulisan fu [hoki] di kue bagian atas.
- Cu chong kau [mochi snow skin]
- Wu ma kau [ mochi lapis]
Terbuat dari tepung beras ketan, gula asir, air, minyak sayur, banana flavour, wijen hitam dan wijen putih.
Kue bulan As Tjong Njan Thjong
Berdiri sejak 1970 oleh Asauw Ko. Terletak di Jl. Sriwijayat, Tanjungpandan – Belitung. Selain produksi kue bulan, juga memproduksi bakpao dan bakpia.
1. Pia tausa putih dan hitam. Untuk tausa putih terdapat varian isian kuning telur bebek.
2. Tan bong [ cun bong] tau sa. Pilihan tausa original [ kacang hijau kupas] dan tausa hitam dengan telur bebek.
3. Eng yin pia – kue bulan dengan isian manisan kundur, wijen, dan kacang mede.
4. Sui cin pia – dengan isian manisan kundur
5. Huo thui thanbong / fothui chunbong. Variasi original dan dengan telur. Isian ham, kacang mede, manisan kundur, biji wijen dan kuning telur bebek.
Nyiat Ko khas Singkawang, Kalimantan Barat
Ko ciet. Ko pat nyiat ciet [ Melewati perayaan. Melewati perayaan bulan kedelapan]. Kue bulan disebut Nyiat Ko di Singkawang. Sehari sebelum perayaan kue bulan di tanggal 14, orang singkawang akan masak besar dan kumpul makan malam bersama.
Ragam varian Nyiat Ko khas Singkawang meliputi:
1. Phak nyiet koh [nyiet ko piang] atau tau sa ko
Phak berarti putih
Nyiet berarti bulan
Koh berarti kue
Kue bulan putih yang bertekstur seperti pasir halus, empuk, padat dan sedikit rapuh. Mirip kue koya atau kose [Bangka]. Nama lainnya dalam dialek tiociu yaitu tau sa ko [ tau sa – pasta kacang; ko – kue]. Terbuat dari tepung beras ketan yang diadon dengan gula pasir, kemudian dipanggang.
Terdapat variasi isi 1 lapis, 2 lapis dan 3 lapis. Seperti isi kacang hijau, kacang hijau pandan, kacang hijau hitam, dan gojin.
Phak nyiet koh memiliki saudara yaitu jai thong ko. Phak nyiet koh terbuat dari tepung ketan + gula pasir sehingga kulitnya berwarna putih. Sedangkan jai thong ko dari tepung ketan dicampur gula kelapa sehingga berwarna krem.
2. Nyon Ko
Berasal dari dialek hakka singkawang yang berarti kue lembut. Dalam bahasa tio ciu dikenal dengan Neng Ko.
Ada yang menyebutnya dengan Ah Ma Ko [ kue nenek] atau Lau Ma Ko, mochi khas Singkawang dan kue ketan salju khas Kalimantan.
Bentuknya persegi panjang memipih, terbuat dari tepung beras ketan dengan variasi:
- Isi tradisional
a. Putih isi tausa [kacang hijau]
b. Hijau pandan isi tausa
c. Putih polos dengan motif garis warna-warni / coklat tanpa isi
d. Wijen dengan motif garis warna-warni / coklat tanpa isi
- Lapis salju
Lapisan luar dari ketan dengan lapis legit di dalam. Memberikan sensasi unik tekstur luar yang kenyal dan kelembutan lapis legit. Berbentuk gulungan kotak memanjang. Varian yang tersedia yaitu lapisan luar original, pandan, pink, wijen, labu, papaya, ketan hitam, kacang hijau, ubi ungu, dan almond.
Kue nyon ko Singkawang dengan varian putih polos dan wijen dengan motif garis warna-warni memiliki kemiripan dengan cu cong kaw Bangka. Dimana cu cong kaw berbentuk silinder [bulat memanjang] seperti usus.
3. Jiu tui / phok khok piang/lapia/sia si piang
Terbuat dari tepung terigu, kulit tipis, mudah terkelupas. Dengan isi kacang hitam, kacang hijau, dan go jin. Dengan variasi produk sung cin/sung liau yaitu ½ lapisan tausa dan ½ lapisan gojin.
La berasal dialek tiociu yang artinya lemak babi dan pia berarti kue. Kue bulan gaya Chaozhou [ kue bulan gaya Tiociu] yang dikenal sebagai kue minyak babi merupakan kue kering berlapis tradisional dari wilayah budaya Chaoshan di propinsi Guangdong. Wilayah budaya Chaoshan meliputi Chaozhou, Shantou, dan Jieyang. Dengan sub-etnis dan dialek Tiociu [Teochew]. Kue ini lebih harum dan gurih. Tekstur kulit berlapis-lapis. Isian kacang hijau kupas yang creamy.
Kue bulan gaya chaoshan merupakan salah satu dari 4 gaya kue bulan utama di Tiongkok dan sebagai salah satu dari 9 kategori kue bulan utama dalam edisi revisi 2024 [ Kue bulan Kanton, Beijing, Suzhou, Chaoshan, Yunnan, Shanxi, Hainan, Taiwan, dan Harbin]. Memiliki warna keemasan yang cerah, kulit yang tipis dan renyah, isian yang lembut, manis dan menyegarkan, namun tidak berminyak. Masyarakat Chaozhou lebih suka menikmati kue bulan sambil menyeduh teh. Tahun 2012, teknik pembuatan kue bulan gaya Chaozhu dimasukkan dalam daftar warisan budaya tak benda propinsi Guangdong.
Jiu tui berasal dari jiu yang secara harafiah berarti minyak atau lemak. Merujuk pada penggunaan lemak babi. Tui berarti sepasang. Makna keseluruhan berarti kue minyak.
Sung liau dari kata sung - ganda dan liau - bahan/isian. Secara keseluruhan berarti isian campuran. Sung cin berasal dari sung – ganda atau dobel dan cin – biji. Makna keseluruhan berarti biji ganda. Dalam kue bulan sung liau / sung cin berarti ½ lapisan tausa dan ½ lapisan gojin dalam 1 bagian kue.
Sia si piang berarti kue panggang yang tipis.
4. Pia
Kue bulan khas Kanton atau Guangdong berasal dari toko kue di kanton [ merupakan penamaan dalam bahasa inggris untuk Guangzhou; Guangzhou adalah ibukota dari Guangdong] bagian barat pada tahun 1889 yaitu Toko kue Lianxianglou. Tekstur yang lembut aroma yang manis, kulit tipis, dan isian melimpah [pasta biji teratai].
Secara mendasar kue bulan ini dengan isian pasta biji teratai dan isian campuran. Isian campuran seperti ng jin [go jin], labu siam, dan kacang merah. Isi labu siam merupakan kue bulan khas Taishan sedangkan isi kacang merah + jeruk mandarin khas Jiangmen.
Hong kong membuat kue bulan custard lava dan kulit salju.
Di Bangka dan Singkawang memiliki variasi isi kacang hijau, kacang hitam, kacang merah, wijen hitam, tausa pandan, pasta biji teratai, dan ng jin [go jin]. Terdapat tambahan isi telur 1 dan 2.
Untuk ng jin [ ng – lima; jin – biji/kacang] merupakan isian tradisional yang terdiri dari campuran 5 biji/kacang. Standard nasional Tiongkok untuk ng jin terdiri dari kacang kenari, almond, zaitun, biji melon dan biji wijen. Sekarang terdapat tambahan berupa manisan melon, manisan perut babi, dan manisan kulit jeruk.
5. Luk theu koh
Dikenal pula dengan luk tau koh. Kue bulan dari sari kacang hijau. Diproses dengan dikukus. Terdapat variasi non isi, isi tausa. Ada pula variasi luk theu koh pandan isi tausa.
Bangka memiliki kue luk thew ko yang berwarna putih. Biasa menjadi kue khas ko ngian. Proses pembuatannya dengan menggoreng kacang hijau, kemudian dihaluskan dicampur gula pasir halus. Ditambahkan sedikit air. Adonan tersebut dicetak di cetakan kue dari kayu. Sebelumnya cetakan diolesi sedikit sagu agar tidak lengket. Kue luk thew ko yang telah tercetak, kemudian dijemur di bawah sinar matahari. Tekstur kue luk thew ko Bangka agak padat
6. Jai thong ko
Kue bulan khas yang terbuat dari tepung ketan dan gula kelapa [ pohon kelapa santan]
7. Siat ko
Kue bulan kulit salju merupakan kue khas festival pertengahan musim gugur yang berasal dari Hong Kong pada tahun 1980-an. Tidak dipanggang dan penyimpanan di lemari es. Kulitnya secara umum berwarna putih susu. Memiliki tekstur yang lembut dan halus. Merk Taipan Bread & Cakes tahun 1989 merupakan awal dari kue bulan kulit salju. Tujuan pembuatan kue bulan ini untuk produk yang lebih segar dan sehat dibandingkan kue bulan tradisional.
Dikenal pula dengan snow skin mooncake. Di Singkawang dikenal dengan siat ko. Ragam warna kue ini seperti ungu, hijau, merah jambu dan lain-lain. Isian kacang hijau original, kacang hijau pandan, tausa hitam dan kacang merah.
Kulit siat ko cenderung lembut dan lembab. Bertahan sekitar 7-10 hari di suhu ruangan. Untuk ketahanan lebih lama, dapat disimpan di lemari es.
8. Tan huang su
Kue bulan isi kuning telur asin merupakan kue tradisional dari Taiwan. Dikenal dengan kue kuning telur. Teknik kue berlapis yang renyah, isian kacang hijau atau tausa hitam dengan kuning telur asin di dalamnya.
Beberapa merk kue kuning telur rekomendasi di Taiwan yaitu :
a. Chen Yun Bao Quan [Taichung]
Chen Yun Bao Quan adalah toko berusia seabad dan merupakan “pengembang kue kuning telur”. Isian kacang merah Wandan buatan sendiri. Kue ini telah memenangkan 3 penghargaan dalam sepuluh oleh-oleh terbaik Taichung.
b. Li Ji [Taipei]
Dimulai pada tahun 1894. Hanya memiliki satu toko di Chang’an Timur, distrik Zhongshan – Taipei. Kue dibuat sepenuhnya dengan tangan. Salah satu produk kue kuning telurnya adalah Kotak Hadiah Fengcai dengan isi kue kacang hijau dan kuning telur asin, kue kacang merah renyah dan kuning telur asin, kue pasta kurma dan kuning telur asin.
c. Bu Er Fang [Changhua].
Dikenal sebagai restoran yang “layak antri”. Selalu ramai dikunjungi pada festival pertengahan musim gugur.
Di Singkawang, tan huang su dikenal pula dengan Tan Bong Si dengan isi 1 box sebanyak 9 pcs. Terdapat varian isi tausa yaitu original, hitam dan pandan.
9. Jiu ma ko
Kue bulan wijen, tersedia dalam 3 isian yaitu tausa original, tausa hitam dan tausa pandan. Terbuat dari beras ketan yang dilumuri wijen.
Produsen nyiat ko ternama di Singkawang yaitu:
A. Bong Sau Chong
Merupakan pionir dalam pembuatan kue bulan di kota Singkawang sejak 1952, Halal dengan LPPOM MUI. Terletak di Jl. Pastoran No.5 Singkawang Barat 79123.
Beberapa produk khas Bong Sau Chong:
1. Tau sa koh / phak nyiet koh isi kacang hijau [ original, isi tebal, dan kombinasi 3 rasa]
2. Jiu tui [Lapia]: isi tausa [kacang hijau] dan kacang hijau + gojin.
3. Phia – tausa [ polos + kuning telor asin ], tausa hitam [ polos & kuning telor asin ], tausa pandan, tausa + go jin [ polos dan kuning telur asin ]. Nb: kuning telor asin ada yang 1 dan 2. Go Jin [ Ng Jin] dengan isi kacang hijau, kundur, kuaci, wijen dan kacang].
4. Luk theu koh [ luk tau koh]: pia kacang hijau yang dikukus polos dan variasi 2 lapis, 4 lapis dan isi kacang hijau
5. Nyonko [ mochi khas singkawang]
6. Tan huang su original
7. Siat Ko isi tausa, tausa pandan, tausa hitam.
8. Jai thong ko isi kacang tanah dan kacang hijau.
B. Bong Meu Chong
Terletak di Jl. Yos Sudarso No.109, Melayu, Kecamatan Singkawang Barat. Kota Singkawang.
Jenis produk Bong Meu Chong yaitu:
1. Tausa ko – biasa dan tausa ko 3 rasa terbuat dari tepung beras ketan, dengan 3 rasa yaitu tausa murni, hitam dan pandan.
2. Tausa hitam pia. Variasi dengan telur 1 dan telur 2.
3. Tausa pia – kacang kupas. Variasi isi telur 1 dan telur 2.
4. Tausa gojin pia – kacang hijau dengan campuran 5 bahan yaitu buah kundur, wijen, kacang mete, kacang kanari, kuaci dan kulit jeruk.
5. Siat ko
6. Tan Huang Shu [salted egg mooncake] – tausa hitam isi kuning telur asin
7. Jai thong ko – kulit dari gula merah dan tepung beras ketan dengan isi kacang hijau.
8. Jiu ma ko
9. Pok kok piang
10. Gojin piang telur asin. Ada yang 1 telur dan 2 telur.
11. Luk theu ko – dari kacang kupas murni dan isi tausa.
C. Jun Choi
Terletak di Jalan Kalimantan No.8 Kel. Condong, Kota Singkawang – Kalimantan Barat. Produksi sejak tahun 1989. Telah tersertifikasi halal, varian vegetarian dan vegan
Produk khas Jun Choi:
1. Tau sa ko
2. Jiu tui [phok khok piang/ lapia] tausa : kacang hijau polos dan dua rasa [tausa mix gojin]
3. Nyonko : rasa original, wijen, pandan, kacang hijau, bunga
4. Tan huang su isi kacang hijau + telur, dengan kulit luar krispy dan gurih
5. Pia – isi tausa, tausa+gojin, kacang merah dan wijen hitam. Ada yang gambar Liung Fung [ Naga dan Burung Hong].
6. Luk theu ko – tausa
7. Jai thong ko
8. Siat ko – tausa pandan dan azuki red bean
9. Jiu ma ko
10. Nyonko bunga, pandan isi kacang hijau, kacang hijau,
D. Hon Phiau 1988
Terletak di Jalan Kalimantan No.52 A, Singkawang.
Hanya diproduksi setahun 1x menjelang festival kue bulan [ dari tanggal 20 bulan 7 hingga tanggal 12 bulan 8 imlek]. Dengan isian klasik dan modern. Produk non halal di Singkawang dengan produk meliputi:
1. Tausa ko/ Nyiat Ko
- Varian 1 lapis, 2 lapis [tausa hitam dan pandan] dan 3 lapis [tausa hitam, gojin dan tausa pandan].
- Tausa ko pandan: kulit pandan isi tausa original
2. Pok khok piang / jiu tui/sung cin/sung liau. Kue berlapis renyah lembut. Isi tausa original, tausa hitam, tausa pandan dan gojin [ campuran kulit jeruk nipis, wijen, kundur, kacang koro, dan bawang merah]. Ukuran jumbo, no.1, no.2 dan no.3. Untuk jiu tui sung liau adalah ½ lapisan tausa dan ½ lapisan gojin.
3. Tan huang su [tan bong si]– kulit renyah lembut dengan isi telur kuning asin. Isi tausa original, tausa hitam, tausa pandan, gojin, ayam jamur dan durian. 1 box isi 9 pcs. Terdapat pula variasi terbaru yaitu x ferrero rocher dan dodol durian tausa.
4. Pia isi tausa original, tausa hitam, tausa pandan, gojin, ayam jamur dan durian. Dengan telur 1 dan telur 2. Kuning telur asin. 1 tabung isi 4 pcs. Rasa bisa dicampur. Terdapat pilihan ukuran A [paling besar],1,2, dan 3. Varian lain yaitu sung liau pia dengan isian campuran terdiri 1 lapisan tausa dan 1 gojin dalam 1 pia.
5. Jiumako [mochi tabur wijen] – kulit dari beras ketan dilumuri wijen. Isian tausa original, tausa hitam, dan tausa pandan.
6. Jai thong ko – kue bulan beras ketan campur gula merah. Isian tausa.
7. Nyion ko pandan. Kulit dari beras ketan dan pandan. Isi tausa hitam dan tausa original. . Terdapat pula nyion ko ketan hitam
8. Luk theu ko [sari kacang hijau] kukus.
9. Siat Ko [snowskin mooncake] – kulit dari beras ketan dengan varian rasa: tausa original, tausa hitam, dan tausa pandan. Isi 4 pcs.
E. Sin Hap Hin
Sejak 1952. Terletak di Jalan Niaga No. 173, Kota Singkawang. Kalimantan Barat 79111. Kue bulan dengan proses pembuatan secara tradisional sama seperti zaman dahulu. Meliputi adonan diulen manual, kue dicetak satu demi satu, pemanggangan dengan arang dan kayu bakar, dan pengemasan satu per satu. Metode yang telah teruji oleh waktu untuk mendapatkan rasa otentik, tekstur yang renyah, dan perpaduan rasa gurih manis yang sempurna.
Harapan akan setiap langkah yang penuh cinta dan perhatian, maka setiap gigitan akan membawa nostalgia ke masa lalu dengan rasa otentik dan aroma yang khas.
Jenis produk:
1. Tau sa ko [phak ko] – terbuat dari tepung ketan dengan isian 1 lapis tau sa [2 ukuran]. Variasi isi 2 lapis [ kacang hijau original dan pandan] dan 3 lapis [ isi kacang hijau original, pandan, dan 1 lapis lagi kacang hijau original].
2. Luk tau ko – campuran dari tepung dan tau sa [kacang hijau]. Terdapat variasi tanpa isi [ 2 buah] dan isian tausa.
3. Jai thong ko – kulit terbuat dari gula merah dengan isian kacang tanah [2 ukuran]
4. Pia
a. Gojin dengan isi wijen, kundur, kwaci, kacang bogor, kulit jeruk nipis, dan bawang merah [ dengan 3 ukuran]. Non halal
b. Tau sa dengan isi kacang hijau [ 3 ukuran]. Variasi telur isi 1 dan 2. Isian telur, 1 bungkus 4 pcs kue.
5. Jiu tui – dengan lapisan kulit yang tipis dan isi tau sa. 1 kotak isi 2 pcs. Terdapat 3 ukuran. Non halal. Ada pula variasi sung cin – dua rasa yaitu 1 lapisan tau sa dan lapisan ke 2 yaitu go jin. Untuk sung cin terdapat 2 ukuran.
6. Tan huang su [ pastri kuning telur ]. Kue pastri tradisional khas Taiwan. Balutan lapisan kulit yang tipis dan isi tau sa dan telur asin. 1 kotak isi 9 pcs.
F. Kue Bulan Sin Fung
Sin fung memproduksi kue bulan yang unik yaitu kue bulan Shiu Kho [ kue bulan panjang umur] untuk sembahyang ulang tahun Dewa-Dewi Kelenteng dan lain-lain. Sin Fung secara harfiah berarti Angin Baru. Makna secara keseluruhan berarti Angin Perubahan. Dimulai dari tahun 1995 dan telah memproduksi roti tawari sejak 1989.
Produk Sin Fung:
1. Tausa ko kombinasi 3 Rasa.
2. Tausa jenis murni dan hitam dengan telur 1 dan telur 2,
3. Gojin telur 2
4. Jiu tui tausa murni
5. Siat ko
6. Jiu ma ko
7. Liuk theu ko
8. Tan huang su
9. Tan huang su tausa hitam
Jejak Budaya Kue Bulan Hakka di Asia
Malaysia
Kue bulan atau nyet piang dan festival pertengahan musim gugur [ phat nyet pan atau chung chiew chet] pun dirayakan di Malaysia. Komunitas hakka yang cukup dominan terdapat di Sarawak dan Sabah. Kue bulan khas hakka dapat ditemui di:
- Kuala Lumpur
A. Lee Kee Bakery
Taman Jinjang Baru, Kuala lumpur. Toko roti tradisional lebih dari 50 tahun. Produksi buatan tangan dengan cita rasa tradisional.
Cetakan kue dari Tiongkok berupa gambar bulan purnama, naga dan phoenix. Ada jug Phoenix dan kelinci bulan. Proses pembuatan yang lama dan melelahkan. Langkah yang paling krusial saat mencetak kue. Kue yang telah selesai, dilanjutkan dengan menghiasnya dengan warna-warna cerah. Pigmen warna ini aman dikonsumsi. Kue cahaya bulan khas hakka ini memiliki masa simpan lebih lama dibandingkan varian yang lain.
Namun di wilayah yang memiliki etnis hakka yang cukup dominan yaitu Sarawak dan Sabah, umumnya ditemukan kue bulan khas kanton. Untuk produk kue bulan khas Hakka dapat ditemui di toko kue tradisional atau pasar malam.
- Sarawak
A. Kue bulan lapis
Dengan variasi kulit panggang dan kulit salju. Kulit salju dari tepung beras yang dimasak tanpa perlu dipanggang di oven dan kue bulan “kulit panggang” yang perlu dipanggang hingga kulitnya berwarna kuning keemasan.
B. Chawan Muah Piah
Di Kuching, kue muah piah atau kue wijen yang berasal dari sub kelompok etnis Tionghoa yaitu Hokkien yang berasal dari kabupaten Zhao’an di Provinsi Fujian, Tiongkok. Dikenal kue ini dengan sebutan Chawan Muah Piah. Dengan tekstur agak kenyal dan menjadi keras jika dibiarkan terlalu lama. Untuk melembutkannya kembali dengan dipanggang.
C. Chin Hian Chia [ dahulu Chin Hiang Chay]
Alamat 165, Jalan Padungan, 93100, Kuching – Sarawak. Hp. +60 82243814. Telah berdiri sejak tahun 1941. Dengan gaya teochiu. Kue bulan dengan kemasan tradisional model kantong kertas dan metode pemanggangan zaman dahulu. Salah satu produk kue bulannya yaitu Ou Mua Lar Kor [ dengan wijen hitam, lemak babi dan isian pasta kacang hijau khas tiociu]
D. Wing Hiong
Diproduksi oleh Wing Hiong Enterprise Co. dengan gaya kanton. Metode pengerjaan tradisional. Isian khas berupa telur asin kenari. Beroperasi di 193 Jalan Padungan, Kuching. Merupakan salah satu toko kue dan manisan tertua di Padungan. Didirikan oleh Leonard Siaw.
- Sabah
A. Kee fui bakery [ Lahad Datu]
Toko roti tradisional di Lahad Datu – Sabah. Berdiri sejak 1967, terkenal dengan kue bulannya. Terdapat keunikan pada kemasan kaleng kue bulan yang unik khas Sabah. Menampilkan seorang gadis Kadazandusun.
B. Chung fatt [Sandakan]
Mulai beroperasi tahun 1968. Dikenal selain produsen kue bulan, juga membuat roti. Terdapat kue bulan rendah gula dan produk kuning telor sebanyak 4 buah per kue bulan.
C. Tat hwa [Kudat]
Terletak di jalan bawah no. 553, Batu 1, 89058 Kudat.
D. Deli delite [ Tambunan]
E. Swan cake house [ Tawau]
Berada di Jalan Apas, Taman Bintang. Berdiri sejak tahun 1995
Singapura
Kue bulan khas hakka disebut yue gao berbentuk cakram putih salju. Terbuat dari tepung beras ketan, gula, ekstrak malt, dan glukosa. Memberikan tekstur lembut di mulut. Bahan ini mirip dengan kue tradisional Meizhou – Guangdong, yaitu yun pian gao atau kue awan. Kue bulan hakka dihiasi dengan ukiran berbentuk bunga.
Ada yang polos dan ada dengan isian biji wijen atau bumbu lima rempah. Dapat di temui di Mei’s Store, 34 Upper Cross St, #01-146, Singapore 050034
Taiwan
A. Kue bulan khas Hakka Taiwan menyerupai “cahaya bulan” [ orang Hakka menyebut bulan dengan “cahaya bulan”. Kue cahaya bulan Taiwan berbentuk bulat dan warna yang keemasan.
Sebelum tahun 1970-an, masyarakat Taiwan, pulih dari kehancuran pasca perang dan ubi jalar digunakan untuk melengkapi kekurangan beras. Tepung ubi jalar digunakan untuk membuat kue bulan dengan isian dari ubi jalar dan talas. Kulitnya lebih keras dibandingkan dengan kue cahaya bulan modern.
Toko yang menyediakan kue bulan tradisional Taiwan:
1. Toko kue Lu Shunxing
Telah berusia 159 tahun, terletak di Xinpu - Hsinchu. Memiliki ciri khas stempel berbentuk persegi untuk kue ubi jalar dan stempel berbentuk bulat untuk kue ubi talas. Kulitnya yang tipis, namun isian melimpah. Produksi dengan tangan yang menghasilkan tampilan, tekstur dan rasa yang berbeda dibanding mesin.
2. Toko Roti Longyuan di Beipu, Hsinchu.
Mulai berdiri sejak 1871. Selain memproduksi kue bulan ubi jalar, juga kue bulan talas dan kue Lei Cha. Karakteristik kulit yang tipis dan renyah. Ciri khas dengan gambar bulan sabit tercetak di kulitnya.
Perbedaan kue cahaya bulan Taiwan dengan kue terang bulan Bangka yaitu pada warna kue. Dimana di Taiwan berwarna kuning, sedangkan di Bangka berwarna putih. Bahan di Taiwan dari tepung ubi jalar, di Bangka dari tepung beras ketan.
3. Kue bulan Pusar Miaoli – Kabupaten Miaoli
Terbuat dari kacang hijau dan ubi jalar, berbentuk mirip pusar.
Kue bulan hakka tradisional khas Taiwan mempertahankan bahan baku yang sederhana dari hasil panen alami dan budaya mengucapkan terima kasih kepada Dewa Bumi dan Dewi Bulan saat perayaan.
Bentuk kue merupakan tanda lahir budaya yang dipercayakan oleh leluhur Hakka, tersembunyi dalam bentuknya, melambangkan ikatan spiritual yang tak terputus.
B. Kue bulan khas Hokkien Taiwan
Kue Ludou peng atau kue kacang hijau berasal dari Fengyuan, Taichung. Nama lain kue ini adalah kue kepingan salju.
Toko yang menyediakan kue kacang hijau tradisional:
1. Shekou Li Ji, Shengang.
Didirikan oleh Zhang Linli pada pemerintahan Kaisar Guangxu – Dinasti Qing [1894]. Dan hanya di no.520, Jalan Zhongshan, Distrik Shengang, Kota Taichung, toko kue ini beroperasi tanpa cabang. Beberapa produk andalan seperti kue bulan isi pasta kacang hijau dengan daging babi rebus dan kue bulan vegan isi kacang hijau.
2. Xuehuazhai – Fengyuan, Taichung
Didirikan tahun 1900 oleh Lu Shui atau Paman Ashui di jalan Zhongzheng, kota Fengyuan. Nama lain kue kacang hijau berasal dari toko ini yaitu kue bulan kepingan salju dan kue bulan Fengyuan. Dengan kerak seputih salju.
Produknya seperti kue bulan kepingan salju [kue bulan kacang hijau], kue bulan kepingan salju isi kacang merah, dan kue isi daging. Seri vegetarian yaitu kue bulan isi susu kacang hijau murni.
C. Kue bulan kuning telur
Chen Yunbaoquan – Fengyuan - Taichung
Terletak di Jalan Zhongzheng. Didirikan tahun 1908 oleh Chen Yun, yang telah diwariskan selama 5 generasi.
Generasi ke-3, Chen Zengxiong menggabungkan keahlian pembuatan kue kering Taiwan dan wagashi Jepang [ manisan Jepang]. Eksperimen awalnya adalah “kue bulan kecil” hingga menghasilkan kue kuning telur. Awalnya berbentuk seperti zaitun. Secara bertahap berevolusi menjadi bulat dengan kulit kue berlapis seperti sekarang.
Produk unggulan lainnya yaitu: kue kacang hijau dan kue bulan mini pasta kacang putih,
Kue kacang hijau khas Chen Yun Bao memiliki rasa setengah manis dan setengah asin dengan isian kacang hijau.
Meizhou – Tiongkok Daratan
A. Kue Terang Bulan
Kue tradisional hakka, memiliki pola yang indah dan seputih salju dengan bahan tepung beras ketan dan gula pasir. Pada pengembangan modern, terdapat pula variasi isian biji wijen, kacang tanah dan manisan kundur.
Secara tradisional, kue terang bulan sering dihiasi dengan motif keberuntungan seperti “Fu Lu Shou – keberuntungan, kemakmuran dan umur panjang”, ayam Jantan, Chang’e terbang ke bulan, bunga osmanthus, dan bulan purnama. Semua dicetak dengan warna merah.
B. Cu chong kao [] – kue usus babi
Merupakan salah satu camilan tradisional khas hakka. Terbuat dari tepung beras ketan, sirup dan jus pisang. Dibentuk menyerupai usus babi. Tekstur lembut, manis dan kenyal. Kue ini menjadi makanan selama festival pertengahan musim gugur. Produksi Pabrik Youluo Hou Meizhou memenangkan gelar “camilan terkenal Guangdong”.
Di Luhe, kue cu chong kao dikenal sebagai kue air dingin. Karena teksturnya yang dingin.
Banyak merk terkenal cu chong kao yang tetap mempertahankan membuat produknya dengan tangan. Formula tradisional memiliki kandungan gula yang tinggi, sehingga di formula modern menyesuaikan kandungan gula untuk memenuhi kebutuhan kesehatan.
Dalam tinjauan makna budaya, cu yang berarti “babi” adalah homofon dengan “merah”, melambangkan kegembiraan dan keberuntungan. Chong yang berarti usus, homofon dengan “panjang” yang melambangkan kesehatan, umur panjang dan keberuntungan yang langgeng. Kao yang berarti “kue”, homofon dengan “tinggi”. Mencerminkan pepatah rakyat “segala sesuatu naik tinggi”, melambangkan kemajuan yang berkelanjutan. Kue Cu chong kao mewujudkan harapan masyarakat hakka akan keberuntungan, umur panjang dan kemajuan.
Cu chong kao bulan, kue potong putih dan kue bulan membentuk kue tradisional hakka untuk perayaan pertengahan musim gugur, membawa kenangan lokal orang hakka.
C. Bai qie gao [] – kue potong putih
Kue bulan tradisional legendaris khas Meizhou. Berbentuk balok atau bata berwarna putih, dikonsumsi dengan dipotong menggunakan pisau. Terbuat dari tepung beras ketan, gula putih, wijen hitam, kacang tanah, dan manisan kundur.
Sajian ngiat kong pan dan beragam variasi kue bulan Hakka bukan sekedar kudapan manis musiman, melainkan warisan budaya yang menyimpan jejak Sejarah, kerja keras, dan kehangatan tradisi keluarga yaitu kumpul keluarga. Semoga di Bangka dapat memunculkan kembali kue potong putih sebagai bagian dari varian ngiat pan khas Bangka.
Selamat merayakan pat ngiat pan! Di malam yang indah ini, mari kita sejenak pai ngiat kong dan menikmati manisnya ngiat kong pan bersama keluarga tercinta. Semoga cahaya rembulan dan Ngiat Kong Nyong-Nyong memberi berkah kesehatan, kebahagiaan bagi kita semua di Bangka.
Referensi
1. Mardiastuti, Aditya; Mengenal Yangko Oleh-oleh Khas Jogja yang Jadi Warisan Tak Benda, www.detik.com; diakses tanggal 19 April 2026, Jam 19.55 WIB.